PROPOSAL PENYUSUNAN Hotspot/RT-RW NET DI PANGANDARAN
PROPOSAL
PENYUSUNAN Hotspot/RT-RW NET
DI PANGANDARAN
RT-RW NET adalah sebuah konsep dimana masyarakat secara swadaya bersama-sama membangun infrastruktur jaringan kecil, yang kemudian digunakan untuk bisa mendapatkan akses internet secara bersama-sama pula.
Oleh karena itu tidak ada salahnya jika Masyarakat bisa mendapatkan akses internet murah tetapi bukan murahan. Bisa diakses dari rumah, kantor atau public area seperti alun-alun, mesjid, atau tempat tunggu seperti terminal.
Selain itu juga Pangandaran merupakan tempat yang dijadikan favorit bagi wisatawan, sehingga jika disepanjang pantai ada titik-titik hotspot merupakan nilai tambah bagi Pangandaran sendiri dan menjadi keuntungan bagi pengelola hotspot.
Hal-hal yang perlu disiapkan dalam penyusunan RT-RW Net ini yaitu :
ANALISA LOKASI
ARSITEKTUR JARINGAN
Sebelum menentukan hal-hal yang lain, pertama yang dilakukan setelah menganalisa lokasi adalah menentukan dan merencanakan arsitektur jaringan yang akan digunakan. Arsitektur jaringan terdiri dari :
- Menentukan Teknologi Akses Internet
Teknologi yang akan digunakan dalam penyusunan jaringan ini adalah kombinasi dengan kabel dan tanpa kabel (wireless). Tujuan penyusunannya yaitu tujuan Non-Profit, dimana nantinya jumlah keseluruhan biaya akan dibebankan kepada anggota pemakai jaringan ini.
- Pengelolaan dan Perawatan Jaringan
Untuk pengelolaan dan perawatan jaringan, bisa dengan memanfaatkan kemampuan salah satu anggota kelompok jaringan, atau menyewa tenaga luar untuk menjadi administrator jaringan ini.
- Jumlah Anggota Jaringan
- Perangkat Penerima
Teknologi ini merupakan teknologi berbasis wireless di gelombang 2,4 Ghz, yang dapat diterima oleh Laptop/Notebook, komputer PC dengan tambahan Wireless LAN serta perangkat mobile seperti handphone yang support wi-fi.
- Autentifikasi/Keamanan
Untuk memberikan akses secara aman dan nyaman, maka setiap pengguna mempunyai user dan password masing-masing. Sedangkan untuk public area bisa menggunakan voucher sederhana dengan masa aktif tertentu, misalnya setiap voucher disetting untuk 24 jam atau 1 minggu.
PERALATAN YANG DIBUTUHKAN
Ada beberapa peralatan yang dibutuhkan dalam peyusunan jaringan internet ini,
yaitu :
- Satu set radio Access Point dan Antena Omnidirectional
- Access Point
- Mikrotik RouterBoard
- Kabel UTP 25-30 Meter
- 10 Buah konektor RI-45
- Tang Crimping RJ-45
- Tiang Besi/Bambu
- Kabel AntiPetir/Grounding
SPESIFIKASI MERK DAN HARGA PERALATAN
| No | Spesifikasi Merk | Harga |
| 1.
2. 3. 4. 5. |
Antena OMNI 15 dBi Wifi 2, 4 Ghz Tp-Link
Akses Point/Wireless Outdoor CPE TL-WA5210G Mikrotik Router Board 750 Kabel dan Konektor Pigtail RP-SMA Rp. |
Rp. 375.000
Rp. 480.000 Rp. 450.000 Rp. 50.000 Rp. 75.000 |
| Total Biaya | Rp 1.430.000 |
*catatan : dengan spesifikasi peralatan diatas, bisa diakses sejauh 1-3Km dengan peralatan hotspot (point to multi point) , dan bisa sampai jarak 52 Km untuk point to point
DAFTAR TARIF LANGGANAN INTERNET
Berikut daftar tarif langganan internet dan bandwith yang dibutuhkan, dari ISP Telkom dengan menggunakan telkom Speedy.
Speedy Family
Biaya aktifasi : Rp.75.000,-
Biaya langganan : Rp.145.000,-/bulan
Kecepatan Download 384kbps/64Kbps(Unlimited)
Speedy Bisnis
Biaya aktifasi : Rp.75.000,-
Biaya langganan : Rp.400.000,-/bulan
Kecepatan Download 512kbps/128Kbps(Unlimited)
Speedy Familia
Biaya aktifasi : Rp.75.000,-
Biaya langganan : Rp.600.000,-/bulan
Kecepatan Download 1Mbps/512Kbps (Unlimited)
Speedy 2 Mbps
Biaya aktifasi : Rp.75.000,-
Biaya langganan : Rp.1.250.000,-/bulan
Kecepatan Download 2Mbps/1Mbps (Unlimited)
(Unlimited)
ANGGARAN DANA
| Pembelian peralatan | Rp 1.430.000 | ||
| Jasa Instalasi | Rp 500.000 | ||
| Perkiraan biaya pembangunan Infrastruktur | Rp 1.930.000 | ||
Perhitungan biaya per bulan :
| Biaya langganan internet dengan Speedy Bisnis | Rp 400.000 | |
| Upah Karyawan | Rp 500.000 | |
| Biaya listrik | Rp 40.000 | |
| Total Biaya per bulan | Rp 950.000 | |
Dengan anggota kelompok jaringan 20 anggota dengan penggunaan tanpa batasan/Unlimited.
Diasumsikan bahwa infrastruktur yang akan dibangun terdepresiasi sampai habis dalam 5 tahun, maka biaya pembangunan infrastruktur yang dibebankan ke tiap bulannya adalah:
Rp 1.930.000/ (5 x 12)= Rp 33.000
Jadi Total biaya yang dikeluarkan untuk 1 bulan :
Rp 950.000 + Rp. 33.000 = Rp. 983.000,-
Jika ingin mendapat keuntungan 10 %, maka harga jual total menjadi Rp 1.081.300
Dengan pengguna sebanyak 20 anggota, maka harga jual per pengguna minimal :
Rp. 1.081.300/20 = Rp 54.065,- (dibulatkan menjadi Rp. 50,000 atau Rp 80,000)
lebih lengkap silahkan download disini
PROPOSALPENYUSUNAN HotspotRT-RW NET DI PANGANDARAN
Popularity: 20% [?]